Uang Palsu yang Beredar di Konawe Ternyata Bersumber dari Akun Telegram

PUSDAYANEWS.COM, KENDARI – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Konawe berhasil mengamankan tiga pengedar uang palsu (upal) di wilayah Konawe.

Ketiga tersangka pengedar upal itu bernama Harun (21) asal Kabupaten Kolaka serta RF (15) dan MA (18) yang masih di bawah umur. Keduanya merupakan warga pondidaha.

Upal tersebut ia dapatkan dari D melalui aplikasi Telegram. Pelaku (Harun) membeli Rp3 juta upal dengan harga satu juta.

Kasat Reskrim AKP Moch. Jacub Nursagli Kamaru mengatakan, ketika mengamankan pelaku (Harun) di kediamannya, ia menemukan berupa uang palsu yang belum digunting.

“Upal yang kami temukan berupa pecahan Rp50 ribu sebanyak 30 Lembar dan termasuk yang belum di gunting uang pecahan Rp100 ribu sebanyak satu lembar,” katanya, Kamis 24 Februari 2022.

Dari hasil interogasi, Harun mengakui mulai bertransaksi dengannya dari sejak bulan Desember 2021 lalu.

“Untuk menyebarkan upal itu, saya memberikan upalnya kepada MA sebanyak Rp3 juta untuk di pake belanja di kios-kios di pondidaha dan sebagai imbalannya saya berikan uang Rp230,” kata Harun.

Pelaku MA juga mengakui, total upal yang diterimanya selama ini kurang lebih telah mencapai lima juta rupiah dan sudah di edarkan.

“Saya edarkan uang palsu itu kurang lebih dua Minggu, dan saya sudah belanjakan itu uang palsu di 40 kios di pondidaha,” ucapnya.

Sementara RF mengakui tidak pernah menggunakan upal itu, hanya saja ia menemani MA menyebarkan uang tersebut.

saat penggerebekan rumah pelaku ditemukan berupa uang palsu pecahan Rp50 ribu sebanyak 30 Lembar dan termasuk yang belum di gunting uang pecahan Rp100 ribu sebanyak satu lembar.

Untuk barang bukti yang dinamakan 14 pecahan 50 ribu dari MA, 30 lembar 50 ribu dan Satu lembar 100 ribu dari pelaku utama (Harun).

Atas tindakan dan perbuatannya, pelaku dikenakan Pasal 26 ayat (3) undang-undang nomor 7 tahun 2011 dengan ancaman hukuman paling lama 15 (lima belas) tahun dan pidana denda paling banyak 50 miliar.

Penulis: Aryani fitriana

Editor: Rin

About Author

By editorpusdayanews

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *