September 2021, Angka Kemiskinan di Sultra Meningkat

PUSDAYANEWS.COM, KENDARI – Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Tenggara (Sultra) merilis persentase penduduk miskin pada September 2021 sebesar 11,74 persen.

“Hal ini meningkat 0,08 persen poin terhadap Maret 2021 dan naik 0,05 persen poin terhadap September 2020,” jelas koordinator fungsi statistik sosial BPS Sultra, Ahmad Luqman pada Senin 17 Januari 2022

Dikatakan, jumlah penduduk miskin pada September 2021 sebesar 323,26 ribu orang, meningkat 4,56 ribu orang terhadap Maret 2021 dan meningkat 5,94 ribu orang terhadap September 2020.

“Persentase penduduk miskin perkotaan pada September 2021 sebesar 7,14 persen, turun 0,52 persen poin terhadap Maret 2021,” pungkas Luqman

Sementara persentase penduduk miskin perdesaan pada September 2021 sebesar 14,34 persen, naik 0,45 persen poin dari Maret 2021.

“Dibanding Maret 2021, jumlah penduduk miskin September 2021 perkotaan turun sebanyak 4,03 ribu orang (dari 75,05 ribu orang pada Maret 2021 menjadi 71,02 ribu orang pada September 2021),” ungkapnya

Sedangkan, pada periode yang sama jumlah penduduk miskin perdesaan naik sebanyak 8,6 ribu orang (dari 243,65 ribu orang pada Maret 2021 menjadi 252,25 ribu orang pada September 2021).

“Garis Kemiskinan pada September 2021 tercatat sebesar Rp 394.744,-/kapita/bulan dengan komposisi Garis Kemiskinan Makanan sebesar Rp 296.298,- (75,06 persen) dan Garis Kemiskinan Bukan Makanan sebesar Rp 98.446,- (24,94 persen),” jelasnya

Untuk diketahui, pada September 2021, secara rata-rata rumah tangga miskin di Indonesia memiliki 5,48 orang anggota rumah tangga. Dengan demikian, besarnya Garis Kemiskinan per rumah tangga miskin secara rata-rata adalah sebesar Rp 2.163.197 /rumah tangga miskin/bulan.

Penulis: Nur Cahaya
Editor: Rin

By editorpusdayanews

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.