Saksi Dugaan Kasus Penganiyaan Kadis Kominfo Sultra Dipanggil Polisi

PUSDAYANEWS.COM, KENDARI – Penyidik Kepolisian Resort (Polres) Kendari Sulawesi Tenggara (Sultra) akan memanggil beberapa saksi atas penganiayaan Ridwan Badala (RB)

Kasat Reskrim, AKP I Gede Pranata Wiguna mengatakan, saat ini pihaknya akan melakukan pemeriksaan kepada beberapa saksi atas dugaan penganiyaan itu.

“Masih kita lakukan pemanggilan saksi-saksi. Nanti perkembangan lebih lanjut diinfokan,” katanya Kamis 17 Februari 2022.

Saat dimintai keterangannya, Ridwan Badala mengaku bahwa, penganiyaan itu terjadi saat ia bersama pelaku sedang diskusi sambil bercanda, namun tiba-tiba korban langsung dianiaya yang mengakibatkan bibirnya berdarah.

“Jadi kronologinya saya sama beberapa kadis sedang diskusi sambil bercanda bersama Yusuf mundu. Karena ada candaan mungkin yang menyingung tiba-tiba dia berdiri langsung memukul saya. Padahal cuman candaan,” ucap Ridwan.

Sementara untuk versi Yusuf Mundu (YM), ia terpaksa melakukannya karena tersinggung dengan pernyataan Ridwan Badallah yang menyuruhnya makan sepatu.

Perkataan itu kemudian menyulut emosi, sehingga ia melayangkan pukulan ke arah wajah Ridwan Badallah yang disaksikan oleh pejabat lingkup Pemprov Sultra.

“Katanya jangan banyak bicaramu saya kasih makan ko sepatu itu, masih bisa kakiku ini menendang,” Yusuf menerangkan.

“Saya bilang, kau ini kurang ajar punya mulut Pak. (Lalu) saya tampeleng,” sambungnya.

Sebelumnya kadis Kominfo Sulawesi Tenggara (Sultra) Ridwan Badala, melaporkan Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sultra Yusuf Mundu pada Rabu 9 February 2022 atas dugaan Penganiyaan.

Reporter: Aryani fitriana

Editor: Rin

About Author

By editorpusdayanews

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *