Pasangan Greysia Apriyani Masuk Grup Berat Olimpiade Tokyo

Ganda Putri Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu

foto: Ganda Putri Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu, melakukan selebrasi saat melawan wakil Denmark, Maiken Fruergaard/Sara Thygesen, pada laga final Daihatsu Indonesia Masters 2020 di Istora, Jakarta, Minggu (19/1). Greysia/Apriyani menang 18-21, 21-11, dan 23-21. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

PUSDAYANEWS.COM-OLAHRAGA-NASIONAL: Tokyo

Wakil Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu tergabung dalam grup berat sektor ganda putri pada undian bulutangkis Olimpiade Tokyo 2020. Keduanya harus menantang unggulan pertama sekaligus atlet tuan rumah, Yuki Fukushima/Sayaka Hirota.

Greysia/Apriyani, yang masuk Grup A, juga bakal menghadapi Chloe Birch/Lauren Smith dari Inggris Raya dan wakil Malaysia, Chow Mei Kuan/Lee Meng Yean.

Pelatih Greysia/Apriyani, Eng Hian meminta keduanya untuk tetap fokus di Olimpiade Tokyo mengingat rekam jejak yang kurang meyakinkan melawan Fukushima/Hirota dan Chow/Lee.

“Melihat dari undiannya, Greysia/Apriyani tidak boleh lengah. Dengan melihat track record pertemuan terakhir dari ketiga lawannya di grup, hanya melawan pasangan Inggris Raya yang masih bagus,” kata Eng Hian.

“Tetapi, saya cukup yakin dengan melihat kondisi selama masa persiapan ini. Mereka dapat lolos ke perempat final,” tutur pria yang karib dipanggil Didi tersebut.

Dengan Birch/Smith, Greysia/Apriyani unggul telak 4-0 secara rekor pertemuan. Sementara melawan Chow/Lee, keduanya masih sama kuat 2-2.

Adapun, Greysia/Apriyani hanya mampu meraih kemenangan dua kali dari sepuluh kali berhadapan dengan Fukushima/Hirota.

Fakta ini memaksa Didi untuk melakukan beberapa penyesuaian latihan bagi Greysia/Apriyani selama pemusatan latihan di Kumamoto, Jepang.

“Sudah pasti ada antisipasi untuk penyesuaian kebutuhan tapi tidak terlalu signifikan diubah pola latihannya. Hanya ada sedikit touch up untuk hal-hal yang spesifik saja di teknik dan pola permainan,” imbuh Didi.

Didi mengatakan bahwa persiapan anak didiknya itu hampir mencapai batas maksimal. Saat ini, fokusnya adalah menjaga kondisi Greysia/Apriyani sebelum partai pertama pada 24 Juli 2201.

“Sampai saat ini, dari sisi teknis, persiapannya sudah 99 persen. Yang kami jaga menuju 24 Juli 2021 adalah jangan sampai sakit dan cedera,” terang Didi.

“Dan untuk non-teknis sampai saat ini mereka sudah siap 100 persen. Mereka sangat menikmati setiap program latihan yang diberikan dan menjalankan secara optimal sesuai dengan kebutuhan mereka,” paparnya.

Greysia/Apriyani akan memulai perjuangannya di Olimpiade Tokyo pada 24 Juli 2021 di Mushasino Forest Sport Plaza. “Grupnya cukup berat, tapi kami akan berupaya semaksimal mungkin,” kata Apriyani.

Grup A

  • Yuki Fukushima/Sayaka Hirota (/Jepang)
  • Greysia Polii/Apriyani Rahayu (Indonesia)
  • Chloe Birch/Lauren Smith (Inggris Raya)
  • Chow Mei Kuan/Lee Meng Yean (Malaysia)

Grup B

  • Mayu Matsutomo/Wakana Nagahara (Jepang)
  • Doha Hany/Hadia Hosny (Mesir)
  • Kristen Tsai/Rachel Honderich (Kanada)
  • Cheryl Seinen/Selena Piek (Belanda)

Grup C

  • Lee So Hee/Shin Seung Chan (Korea Selatan)
  • Du Yue/Li Yinhui (China)
  • Maiken Fruergaard/Sara Thygesen (Denmark)
  • Gronya Somerville/Setyana Mapasa (Australia)

Grup D

  • Chen Qing Chen/Jia Yi Fan (China)
  • Kim So Yeong/Kong Hee Yong (Korea Selatan)
  • Jongkolphan Kititharakul/Rawinda Prajongjai (Thailand)

sumber: https://www.bola.com/ragam

By adminpusdayanews

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.