Musda VIII, Gapensi Diharapkan Dapat Dukung Program Garbarata Sultra

PUSDAYANEWS.COM, KENDARI – Badan Pengurus Daerah (BPD) Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) Sulawesi Tenggara (Sultra), melaksanakan Musyawarah Daerah (Musda) VIII dengan tema Gapensi mendorong pengusaha lokal guna mendukung program Garbarata Sultra.

Ketua Umum BPD Gapensi Sultra, Hasdar mengatakanM momentum Musda menjadi saat yang sangat tepat untuk menggairahkan dan menumbuhkan semangat GAPENSI agar ke arah yang lebih baik.

“Kedepannya bisa kita bisa terus mengembangkan sinergitas dengan steckholder khususnya perintah daerah Sultra,” kata Hasdar saat memberikan sambutan saat pembukaan Musda Gapensi, Senin 28 Februari 2022.

Sentuhan pemda Sultra sangat dibutuhkan bagi pengurus dan anggota Gapensi agar kedepannya Gapensi dapat menjadi lebih maju.

“In untuk memajukan organisasi dan mewujudkan wi Garbarata,” ungkap Hasdar.

Sementata itu, Ketum Badan Pengurus Pusat (BPP) Gapensi, Iskandar H. Hartawi mengatakan kata kunci untuk bertahan, eksis dan berkembang maju dalam situasi apapun adalah kemampuan kita untuk beradaptasi atau berubah.

“Pengurus Gapensi harus mau beradaptasi dengan perubahan zaman, oleh karena itu peningkatan kualitas pengurus dan anggota dan pelayanan mutlak harus dilakukan,” jelas Iskandar

Ditempat yang sama, Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) dan Bina Marga, Burhanuddin mengungkapkan apresiasinya kepada Gapensi sultra yang melaksanakan musda ke VIII.

“Ini merupakan momentum strategis yang mempunyai arti penting demi menunjang jalannya organisasi,” kata Burhanuddin saat membacakan sambutan Gubernur Sultra, Ali Mazi.

Dikatakan, Musda merupaka instrumen organisasi yang memiliki pengaruh untuk meningkatkan kompetensi dan dapat mewujudkan integrigas yang tinggi dalam organisasi.

“Gapensi diharapkan dapat mewujudkan organisaai yang baik dan ikut serta dalam peningkatan kualitas jasa konstruski di sultra,” jelasnya

Dikatakan, Gapensi sultra dapat dikelola dengan baik dan dapat membuat konstruksi di sultra lebih maju.

Diharapkan, pemerintah dan dunia usaha konstruksi untuk saling bahu membahu sesai kapasiatas dan koridor disertai salaing transparan dan memiliki daya saing dengan kompetensi yang baik. Misalkan, dunia usaha jasa konstruksi saling bahu membahu sesuai kapasitas dan koridor yang transparan serta memiliki daya saing sehingga menghasilkan kompetensi yang dapat berkembang.

“Nantinya dapat memberi efek di pembangunan Nasiaonal dan Sultra khususnya dengan program Garbarata,” Burhanuddin memungkasi

 

Penulis: Nur Cahaya

Editor: Rin

About Author

By editorpusdayanews

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *