Maret 2022, Sultra Alami Inflasi 0,17 Persen

PUSDAYANEWS.COM, KENDARI – Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Tenggara (Sultra) mencatat pada Maret 2022 terjadi Inflasi sebesar 0,17 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 108,54.

Kepala BPS Sultra, Agnes Widyastuti mengatakan, inflasi terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya indeks harga pada kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran 1,46 persen.

Selain itu, kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga menyumbangkan angka 1,35 persen. Kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga menymbang angka sebesar 0,73 persen.

Kelompok transportasi 0,56 persen. Kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya 0,49 persen.

“Komoditas yang memberikan sumbangan inflasi antara lain bahan bakar rumah tangga, angkutan udara, cabai rawit,” kata Agnes 1 April 2022.

Selain itu, terdapat pula minyak goreng, emas perhiasan, kue kering berminyak, sabun detergen bubuk/cair, bawang merah serta martabak.

“Sumbangan inflasi martabak dikarenakan kenaikan harga di komoditas ini penyebabnya bisa dikarenakan harga bahan dan bahan bakar yang mengalami kenaikan,” jelas Agnes.

Untuk diketahui, tingkat inflasi tahun kalender Januari-Maret 2022 sebesar 0,62 persen dan tingkat inflasi tahun ke tahun Maret 2022 terhadap Maret 2021 sebesar 3,52 persen.

Penulis: Nur Cahaya
Editor: Rin

By editorpusdayanews

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.