Author

La Ode Muhammad Elwan

18 Mei 2021

pusdayanews

Informasi Kita

Recovery Bumi di Tengah Pandemik COVID-19, PUSDAYA INDONESIA Menjawab melalui Diskusi Publik

Kendari, pusdayanews-

Bumi seakan tidak berdaya, di tengah COVID-19 yang menimpa umat manusia di sibukkan dengan upaya pencegahan dan penanggulangan melalui berbagai metode.

Keadaan ini memberikan warning kepada umat manusia “ Bumi Menangis – Manusia Menderita”. Kata ini yang patut kita pahami dan terima.

Apa sesungguhnya yang salah di dunia ini ? Tanda tanya besar yang harus kita jawab.

Bumi hari ini manangis, merasakan perlakuan yang semakin jauh manusia melangkah dan terasa tidak lagi mengasihinya. Betapa kejam, murkah, dan tidak pandai bersyukur dengan sumberdaya yang didapatkan. Lingkungan semakin rusak, tidak ada kesadaran kolektif untuk memperbaikinya (revegetasi atau reklamasi) lahan-lahan yang telah di garapnya.

Wahai saudaraku  . . .tercinta

Jangan salahkan Bumi, jika suatu saat nanti bumi murkah kepada kita. Musibah bencana alam, akan memberikan penderitaan dan luka yang mendalam.

Keadaan itu tidak akan terjadi apabila semua sadar dan secara kolektif bertindak untuk BERHENTI MENGELOLA SUMBER DAYA ALAM YANG TIDAK RAMAH LINGKUNGAN.

Jangan menambah luka, duka dan tangis lagi. Sudah cukup pandemik COVID-19 memberikan pelajaran buat kita semua.

AYO BERSAMA LAWAN NAPSU YANG GILA AKAN HARTA DAN KEKAYAAN, jadikan Bumi tempat kita tinggal dalam keadaan nyaman, damai, tentram sepanjang masa.

Kalimat di atas, merupakan refleksi yang menjadi agenda besar yang perlu di sikapi. Untuk itu, PUSDAYA INDONESIA melalui pusdayanews.com menjawab dengan melakukan DISKUSI PUBLIK “ Recovery Bumi di Tengah Pandemik COVID-19 “.

Kegiatan ini rutin di lakukan setiap tahun tanggal 22 April. Seperti halnya tahun 2020, PUSDAYA INDONESIA bekerjasama dengan PERTALINDO SULTRA (Perhimpunan Tenaga Ahli Lingkungan Hidup), WALHI SULTRA, IAGI (Ikatan Ahli Geologi Indonesia) Provinsi Sulawesi Tenggara, CV. Citra Bumi Semesta dan Laboratorium Citra Semesta, Indonesia Rock Magnetism Society (IRMA) dan Pusdaya Language Centre sebagai bentuk kepedulian terhadap BUMI tempat hidup umat manusia dan mahluk hidup lainnya.

Narasumber Dialog Publik adalah Prof, Satria Bijaksana (Geolfisika Global ITB), Dr. La ode Ngkoimani, M.Si (Geologi Lingkungan), Roy Salam (Direktur Indonesia Budget Center-IBC), Dr. Andi Makkawaru., M.Si Pertambangan, Ir. Yani Taufik., M.Si, Ph.D (Agrokompleks), Saharudin Direktur Eksekutif WALHI Sultra (Kelestarian Lingkungan Hidup), Dr. L.O.A.N Ramadhan (Kimia Lingkungan), Dr. La Ode Safiudin M.Si (Kemagnetan Alamiah), Dr. Irfan Ido., M.Si (Rekayasa Lingkungan Sosial) dan Ramadan Tosepu., M.Kes. Ph.D (Epidemologi Lingkungan) dan Moderator La Ode Siwi, SP., M.Si (Ketua Jurusan Ilmu Lingkungan FHIL UHO).

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan informasi bahwa kita harus sadar dan mulai berbenah diri dari SEKARANG untuk hari ESOK yang lebih baik (sikap ramah lingkungan untuk bumi estari).

Metode Dialog secara online dan dilaksanakan pada Hari Rabu, 22 April 2020.

SELAMAT HARI BUMI – EARTH DAY (save our earth)

Salam Lestari

pusdayanews.com